4 Gejala Rubella pada Ibu Hamil dan Pencegahannya

4 Gejala Rubella pada Ibu Hamil dan Pencegahannya

Rubella atau biasa dinamakan campak jerman merupakan virus yang penularannya sangat mudah. Selain bisa dari batuk, juga bisa melalui udara. Rubella dapat menyerang siapa saja, termasuk ibu hamil. Berikut gejala rubella pada ibu hamil dan beberapa pencegahannya yang harus diketahui.

  1. Sakit Kepala dan Hidung Tersumbat

Banyak orang menganggap sakit kepala sebagai penyakit umum sehingga tidak pernah mengkhawatirkan sakit kepala. Apalagi hidung tersumbat sangat wajar ketika Anda pilek. Namun jika kedua penyakit ini menyerang Anda secara bersamaan, maka perlu waspada. Jika penyakit ini Anda derita selama 14 hingga 21 hari sebaiknya segera periksa ke dokter.

  1. Mual yang Berlebih

Ibu hamil memang sangat sensitif, khususnya sering mual saat usia kehamilan sangat muda. Namun, mual yang terjadi dalam waktu yang cukup lama selama masa kehamilan bukanlah hal yang wajar. Ini bisa jadi gejala rubella. Segeralah lakukan pemeriksaan sebelum virus semakin menyebar.

  1. Iritasi Mata

Saat mata sakit seluruh tubuh Anda akan ikut terkena dampaknya. Pada ibu hamil, sakit mata akan berdampak pada kondisi kesehatan janin. Gejala rubella yang paling umum yaitu iritasi pada mata yang berlangsung lebih dari 3 hari. Jika Anda merasa mengalami hal ini, segera lakukan penanganan secara medis.

  1. Muncul Bintik-Bintik Merah

Gejala rubella pada ibu hamil lainnya yaitu sering mengalami gatal akibat biang keringat. Gatal ini seharusnya tidak disertai bintik-bintik merah. Jika bintik muncul lada tangan dan menyebar ke seluruh tubuh, maka bisa jadi merupakan gejala rubella. Sehingga Anda harus melakukan tindakan secara cepat dan tepat.

Pencegahan Rubella

Pencegahan Rubella pada Ibu hamil yang bisa Anda lakukan dengan cara mudah. Selain periksa ke dokter, ada beberapa cara untuk mencegah virus rubella menyerang Anda ketika hamil. Virus akan menyerang tubuh yang sedang lemah. Maka dari itu, usahakan Anda tetap fit selama kehamilan. Beberapa cara pencegahan yaitu dengan hal ini.

  1. Jaga Jarak dengan Orang Lain

Penularan virus rubella bisa melalui bersin atau batuk. Sehingga Anda lebih baik tidak dekat dengan penderita rubella. Jangan sampai Anda di dekatnya saat orang tersebut bersin. Dengan menjaga jarak, maka kemungkinan kecil Anda bisa tertular.

  1. Makan Makanan yang Bergizi

Anda harus mengonsumsi makanan yang banyak mengandung gizi yang cukup. Nutrisi saat hamil harus lebih dijaga agar daya tahan tubuh lebih kuat dan tahan terhadap ancaman berbagai penyakit, termasuk rubella.

  1. Istirahat yang Cukup

Meskipun ibu hamil disarankan untuk banyak bergerak, namun Anda tidak boleh mengabaikan jam istirahat. Anda tidak boleh terlalu capek karena bisa berakibat pada kondisi kesehatan. Istirahat yang cukup dapat melancarkan peredaran darah pada Ibu hamil.

Menjaga kesehatan saat hamil tidak sulit, asalkan Anda bisa berusaha. Bayi yang sehat bergantung pada kesehatan sang ibu juga. Jangan sampai Anda terkena virus rubella. Ketahui sejak dini gejala rubella pada ibu hamil mulai sekarang. Jadilah ibu yang cepat tanggap dalam semua masalah.