Cara Membedakan Kontraksi Palsu dan Asli

Cara Membedakan Kontraksi Palsu dan Asli

Apakah kehamilan saat ini sudah memasuki trimester ketiga? Jika iya, siap-siaplah mengalami yang namanya kontraksi palsu atau dalam bahasa medisnya adalah braxton hicks. Kondisi ini cukup umum dirasakan ibu hamil ketika kehamilannya memasuki usia 30 minggu. Lalu, bagaimana cara membedakannya dengan kontraksi yang asli?

Waktu Terjadinya Kontraksi

Salah satu yang membedakan kontraksi ini dengan yang asli adalah waktunya. Kontraksi ini biasanya dimulai pada trimester ketiga dan ada juga yang mulai merasakan di trimester kedua. Kontraksi ini pun lebih sering terjadi di sore dan siang hari terutama ketika Anda melakukan aktivitas berat dan menyebabkan kelelahan.

Sedangkan untuk kontraksi yang asli, umumnya terjadi pada usia kandungan yang sudah masuk 40 minggu. Jika pun muncul pada usia kurang dari itu, atau paling tidak dalam usia 37 minggu, maka ibu hamil kemungkinan besar akan melahirkan bayi secara prematur.

Sensasi Kontraksi yang Dirasakan

Ketika kontraksi yang satu ini terjadi, biasanya pengencangan hanya akan terjadi di bagian perut bawah dan bagian selangkangan saja. Sedangkan bila kontraksi asli, pengencangan terjadi di bagian yang lebih luas. Mulai dari punggung bawah lalu menjalar ke seluruh bagian perut.

Beberapa wanita bahkan menggambarkan ciri kontraksi ini layaknya kram perut yang dialami ketika mengalami haid. Kontraksi yang palsu umumnya juga akan hilang dan bergerak. Sedangkan pada kontraksi yang asli, kalau kontraksinya berjalan, maka itu bisa memperburuk kondisi ibu.

Perbedaan ini juga bisa Anda rasakan dari intensitas terjadinya. Pengencangan perut yang terjadi ada masa kontraksi yang palsu ini biasanya lebih ringan seiring bertambahnya usia kandungan. Berbeda dengan kontraksi asli.

Lama Kontraksi

Lalu, perbedaan lainnya juga bisa Anda lihat pada lamanya kontraksi itu berlangsung. Kontraksi yang palsu memiliki waktu berlangsung yang bervariasi. Bisa sekitar 30 detik, bisa juga sampai 2 menitan. Interval dari kontraksi yang palsu ini juga tidak teratur. Sedangkan untuk yang asli, biasanya sekitar 30 hingga 70 detik.

Namun, interval yang dirasakan akan teratur dan semakin pendek seiring dengan berjalannya waktu. pada kontraksi yang asli pun, pengencangan perut terasa lebih stabil dan bisa muncul lebih sering, terasa semakin berat dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama ketika menjelang persalinan.

Manfaat Kontraksi yang Palsu

Kontraksi yang seperti ini ternyata juga ada manfaatnya, lo! Meski Anda akan merasa tak nyaman karenanya, namun kontraksi yang ini bisa membuat Anda lebih siap dalam menghadapi persalinan dan jalannya persalinan juga akan  lebih mudah. pasalnya, mulut rahim telah melunak lebih dulu karena banyak mengalami kontraksi.

Nah, itulah cara membedakan kontraksi palsu dan kontraksi yang asli. Jika kontraksi ini tidak membuat Anda nyaman, Anda bisa meredakannya dengan memperbanyak istirahat, mandi air hangat, mencoba pijat ibu hamil atau berolahraga ringan saja.