Yuk Berkenalan dengan 5 Jenis Gudang Berdasarkan Fungsinya!

Yuk Berkenalan dengan 5 Jenis Gudang Berdasarkan Fungsinya!

Online shopping memungkinkan masyarakat memiliki usaha tanpa perlu membuka toko fisik. Yang dimaksud dengan toko fisik adalah toko dalam bentuk bangunan yang bisa dikunjungi dan dilihat stok barangnya. Meskipun tanpa toko fisik, setiap pelaku usaha perlu tempat yang bisa dijadikan tempat penyimpanan barang, bisa berbentuk gudang biasa atau bisa juga fulfillment warehouse. Gudang atau warehouse ini perlu dimiliki oleh setiap pelaku usaha yang memiliki stok barang yang banyak. Gudang ini sebaiknya tidak hanya dimiliki oleh produsen, namun juga oleh seller atau penjual. Kenapa? Hal ini akan memudahkan setiap penjual dalam memastikan ketersediaan barang. Dengan adanya stok barang di gudang sendiri, Anda tidak perlu lagi konfirmasi kepada produsen terkait ketersediaan barang yang dipesan oleh pembeli. Distribusi barang pun menjadi lebih lancar.

Jenis gudang berdasarkan fungsi

Di dunia usaha, gudang tidak hanya dijadikan sebagai tempat penyimpanan barang yang siap dijual. Ada berbagai jenis gudang yang dibuat berdasarkan fungsinya. Apa saja itu? Berikut ulasannya.

1.     Gudang penyimpanan bahan baku

Yang pertama, ada gudang untuk penyimpanan bahan baku. Sesuai namanya, gudang ini digunakan untuk menyimpan bahan baku sebelum masuk ke proses produksi. Karena itulah letak gudang ini biasanya berdekatan dengan tempat produksi. Misalnya, produsen baju memiliki gudang penyimpanan kain, produsen makanan memiliki gudang penyimpanan bahan baku pembuatan makanan, dan sebagainya.

2.     Gudang penyimpanan hasil produksi

Yang kedua, ada gudang untuk penyimpanan hasil produksi. Bahan baku yang sudah diolah selama proses produksi akan disimpan di gudang  hasil produksi. Barang yang disimpan di gudang jenis ini bukan lagi barang setengah jadi atau bahkan barang belum jadi, melainkan barang yang sudah jadi dan siap untuk didistribusikan ke berbagai tempat. Barang ini pula yang akan sampai ke tangan konsumen.

3.     Gudang cross docking

Yang ketiga, ada gudang cross docking, yaitu gudang yang dimiliki oleh jasa ekspedisi. Gudang jenis ini digunakan sebagai tempat pemindahan muatan dari kendaraan pengangkut yang satu ke kendaraan pengangkut yang lainnya. Dengan kata lain, gudang ini merupakan gudang untuk transit. Karena itulah prosesnya lebih cepat dan efisien.

4.     Gudang fulfillment

Yang keempat, ada gudang fulfillment atau fulfillment warehouse. Apa itu? Yaitu jenis gudang untuk mengelola permintaan barang yang cukup besar. Gudang ini biasanya dikelola oleh e-commerce atau pihak ketiga yang bekerja sama dengan e-commerce. Tidak hanya menawarkan fasilitas pergudangan, gudang fulfillment biasanya juga dilengkapi dengan teknologi canggih dan kegiatan pick, pack, and ship.

5.     Gudang yang dikelola negara

Yang kelima, ada gudang yang dikelola oleh negara. Gudang ini digunakan untuk menyimpan barang-barang kebutuhan publik, misalnya gudang bulog yang menyimpan beras. Nah, itulah 5 jenis-jenis gudang dalam dunia usaha. Jenis gudang yang biasanya dimiliki oleh pelaku usaha adalah gudang penyimpanan bahan baku dan penyimpanan hasil produksi. Jika Anda sebagai pelaku usaha ingin beralih ke gudang yang lebih besar, Anda bisa memanfaatkan layanan fulfillment warehouse yang biasa dimiliki oleh e-commerce.